SEJARAH DAULAH UTSMANIYAH

(Penampakan foto konstantinopel yang sekarang instanbul)

(Preview Daulah Utsmaniyah)

A.Sejarah Berdirinya

  Kesultanan Utsmani berawal dari keturunan suku Kabilah di Turkmenistan pada abad ke-12, yang merupakan pengembara dari Kurdistan ke Anatolia.

  Pengembara itu dipimpin oleh Raja Erthugrul dan anaknya,Usman I, yang pindah untuk menghindari serangan dari Mongol di bawah Jenghis Khan.

 Raja Erthuugrul dan rombongannya akhirnya menetap di Kota Athlah, sebelah timur Turki dan bergabung dengan Dinasti Saljuk. Mereka kemudian membantu Dinasti Saljuk melawan Romawi hingga memenangkan pertempuran. Atas bantuan tersebut, Raja Erthugrul diberi hadiah sebidang tanah di barat Anatolia yang berbatasan dengan Romawi. Ia juga diberikan wewenang untuk meluaskan wilayahnya hingga mendekati Romawi. Setelah Dinasti Saljuk runtuh, Usman I mendeklarasikan berdirinya Kerajaan Usmani di Turki.


B.Fase Kekuasaan Daulah Utsmaniyah

 Perjalanan sejarah Kesultanan Turki Usmani dapat dibagi menjadi tiga periode, yaitu zaman ekspansi (1326-1451), zaman kejayaan (1452-1568), zaman kemunduran dan keruntuhan (1569-1924).


C.Urutan Sultan Daulah Utsmaniyah

Periode ini dibuat berdasarkan kalender Masehi :

1. Osman I (1299-1324)

2. Orhan I (1324-1362)

3. Murad I (1362-1389)

4. Bayezid I (1389-1402)

5. Mehmed I (1413-1421)

6. Murad II (1421-1444)

7. Mehmed II (1444-1446)

8. Bayezid II (1481-1512)

9. Selim I (1512-1520)

10. Suleiman I (1520-1566)

11. Selim II (1566-1574)

12. Murad III (1574-1595)

13. Mehmed III (1595-1603)

14. Ahmed I (1603-1617)

15. Mustafa I (1617-1618)

16. Osman II (1618-1622)

17. Murad IV (1622-1623)

18. Ibrahim I (1640-1648)

19. Mehmed IV (1648-1687)

20. Suleiman II (1687-1691)

21. Ahmed II (1691-1695)

22. Mustafa II (1695-1703)

23. Ahmed III (1703-1730)

24. Mahmud I (1730-1754)

25. Osman III (1754-1757)

26. Mustafa III (1757-1774)

27. Abdul Hamid I (1774-1789)

28. Selim III (1789-1807)

29. Mustafa IV (1807-1808)

30. Mahmud II (1808-1839)

31. Abdul Mejid I (1839-1861)

32. Abdul Aziz I (1861-1876)

33. Murad V (1876-1876)

34. Abdul Hamid II (1876-1909)

35. Mehmed V (1909-1918)

36. Mehmed VI (1918-1922).


D.Masa kejayaan Utsmani 

  Masa kejayaan Kesultanan Utsmani dimulai saat Sultan Selim I memerintah pada abad ke-16. Selim I fokus pada perluasan wilayah ke selatan Turki. Ia juga berhasil menguasai Baghdad, Kairo dan sisa-sisa kekuasaan Byzantium. Hingga abad ke-17, Kesultanan Utsmani menjadi kerajaan Islam penting di Timur Tengah dan Semenanjung Balkan. Setelah Selim I wafat dan digantikan oleh Sultan Suleiman I pada 1520, Kesultanan Utsmani berhasil menguasai Lembah Sungai Nil hingga ke Gibraltar. Kala itu, hanya Maroko daerah yang tidak berhasil dikuasai. Kerajaan Usmani dalam menjalankan roda pemerintahan sangat menghargai agama, dengan bukti Suleiman I membuat undang-undang bagi rakyat dari berbagai golongan. Dengan itu, Suleiman I diberi gelar Al Kanuni yang memiliki makna ahli penyusun undang-undang. Selain itu, di masa kejayaannya Kesultanan Utsmani mengedepankan sikap toleransi terhadap keberagaman agama. Di era Suleiman I juga ajaran Islam berkembang pesat. Begitu pula dengan kebudayaan, perdagangan, dan ilmu pengetahuan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hello World